JAKARTA – Semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini kembali terpancar melalui lensa kamera dalam ajang Kartini Day Photo Competition yang digelar pada Minggu, 20 April 2026. Bertempat di Rooms Inc, Sudirman, Jakarta, acara ini berhasil memadukan keanggunan busana tradisional dengan estetika otomotif klasik dalam satu bingkai yang memukau.

Dimulai pukul 14.00 WIB, suasana lobi dan area outdoor Rooms Inc disulap menjadi panggung mahakarya. Para fotografer, baik profesional maupun hobi, tampak antusias mengabadikan momen para model cantik yang tampil memesona dalam balutan kebaya modern dan klasik. Kehadiran deretan mobil dari komunitas mobil klasik Citroen menambah nilai artistik yang unik, menciptakan kontras yang sempurna antara keanggunan wanita Indonesia dan kegagahan mesin tempo dulu.

Kolaborasi Lintas Komunitas

Kesuksesan acara ini tidak lepas dari sinergi berbagai pihak. Perhelatan ini terselenggara berkat dukungan penuh dari Ibu Bela beserta tim dari Rooms Inc yang menyediakan fasilitas tempat yang stylish dan modern di pusat Jakarta.

Selain itu, Acung Kelana Organizer bertindak sebagai motor penggerak acara, memastikan setiap sesi pemotretan berjalan dinamis. Kehadiran komunitas Citroen yang diketuai oleh Bapak Marius juga menjadi daya tarik utama, di mana mobil-mobil langka tersebut menjadi properti eksklusif bagi para peserta kompetisi foto.

Hadiah Bernilai Fantastis

Kompetisi ini bukan sekadar ajang berkumpul, melainkan juga ajang unjuk gigi kemampuan teknis dan komposisi. Persaingan terasa cukup ketat demi memperebutkan hadiah bergengsi. Pihak penyelenggara telah menyiapkan:

  • 3 Voucher Menginap di Rooms Inc dengan total nilai mencapai Rp 5.000.000.

“Acara ini bertujuan untuk mengapresiasi kreativitas visual sekaligus merayakan kemajuan wanita Indonesia dalam balutan tradisi. Kami sangat bangga bisa berkolaborasi dengan komunitas Citroen dan rekan-rekan fotografer,” ujar salah satu perwakilan panitia.

Acara yang berlangsung hingga sore hari ini ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah antar komunitas. Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat Kartini terus hidup tidak hanya dalam peringatan seremonial, tetapi juga melalui karya seni yang abadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *