Menelusuri Jejak Sejarah Finansial di Museum Pegadaian Sukabumi

Hai sahabat tabloidhitz masih dari kota Sukabumi sebelum kami menuju ke museiu peranakan kota Sukabumi, setelah makan pagi di bubui Bunut kami menuju ke Museum Pegadaian sebagai tujuan pertama.
saat kami tiba masih pagi sekitar jam 8.00 dan museum pun baru buka. Museum ini berada di samping kantor pegadaian.
Tidak ada tiket masuk ke museum dan kita cukup mengisi form pendaftaran yang ada di depan. Video saat berkunjung ke Museum Pegadaian Sukabumi bisa di lihat di Channel youtube Irfantraveller yang telah tayang (Museum Pegadaian Kota Sukabumi, jejak Pegadaian Hindia Belanda) https://www.youtube.com/watch?v=goIVQ3B5kNw


Sejarah Museum
Museum ini memiliki beberapa ruangan dengan beragam koleksi menarik, sejarah awal berdirinya pegadaian di kota Sukabumi berawal di tahun 1901. Saat itu pemerintah kolonial Hindia Belanda mendirikan Pandhuis (Pegadaian) pertama di Sukabumi untuk membantu masyarakat terhindar dari jeratan rentenir dengan memberikan pinjaman berbunga ringan.
Saat itu banyak warga yang mengalami kesulitan keuangan baik akibat panen yang merugi atau mengalami kerugian saat berdagang di pasar. Saat itu umumnya mereka akan meminjam uang kepada renternir yang sering ada di pasar dan mudah di temui. Namun seperti yang kita tahu meminjam uang dari rentenir hanya akan menimbulkan masalah baru, bunga pinjaman sangat tinggi. Akibatnya baik petani maupun pedagang yanng meminjam akan selalu terikat dan tidak bisa lepas dari jeratan hutang yang justru semakin besar dari tahun ke tahun. Hal ini bila terus berlanjut akan menimbulkan gejolak sosial di masyarakat karena kesulitan ekonomi.
Pemerintah Hindia Belanda yang sadar akan masalah ini akahirnya mendirikan pegadaian di mana masyarakat dapat meminjam dana dengan bunga murah cukup dengan menjaminkan barang milik mereka. Dan ternyata program ini berhasil dan akhirnya pemerintah Hindia Belanda membangun kantor-kantor pegadaian di kota-kota lain dan setelah Indonesia merdeka pegadaian terus berkembang baik dari jenis pelayanan untuk masyarakat maupun jumlah kantor dan nasabah yang di layani.


Koleksi dan Sistem Kerja Masa Lalu
Kita mulai dari ruangan pertama di sini kita akan di sapa ucapan selamat datang ke museum pegadaian dari layer interaktif, setelahnya kita akan melihat foto-foto pimpinan pegadaian dari masa ke masa dan sejarah pegadaian.
berbagai koleksi museum yang bis akita lihat diantaranya..
Peralatan Administrasi : dari mesin ketik kuno, alat hitung manual, serta buku-buku besar (ledger) yang mencatat setiap transaksi nasabah dengan tulisan tangan yang rapi.
Kemudian Alat Penimbangan dan Pengujian: berbagai jenis timbangan, mulai dari timbangan kodok berukuran besar hingga timbangan emas mikroskopis yang sangat presisi. Pengunjung juga dapat melihat alat uji batu mulia yang digunakan para penaksir pada masa itu.
Lemari Besi (Brankas): Brankas-brankas baja raksasa buatan Eropa yang dahulu digunakan untuk menyimpan barang jaminan nasabah seperti perhiasan dan surat berharga.
Barang Jaminan Klasik: Pameran berbagai jenis barang yang lazim digadaikan masyarakat di masa lalu, mulai dari kain batik tulis, alat-alat pertanian, sepeda tua, hingga gramofon.
Alat transportasi pegawai pegadaian: di bangunan lain yang terhubung dengan bangunan utama kita akan menemuka sepeda maupun motor yang digunakan karyawan pegadaian.
Saat ini, Museum Pegadaian dikelola secara profesional oleh PT Pesonna Indonesia Jaya (anak perusahaan Pegadaian). Transformasi manajemen ini membawa angin segar dalam hal penataan ruang pamer dan pelayanan informasi bagi pengunjung.


Informasi Kunjungan
Bagi para pelancong, pelajar, maupun penggiat sejarah yang ingin berkunjung, berikut detail lokasinya:
Lokasi: Jl. Pelabuan II No.1, Kelurahan Tipar, Kec. Citamiang, Kota Sukabumi, Jawa Barat.
Keunikan: Menyajikan alur sejarah Pegadaian dari era VOC, Pemerintah Hindia Belanda, pendudukan Jepang, hingga masa kemerdekaan.
Fasilitas: Ruang pamer yang tematik, informasi visual yang edukatif, dan pemandu yang siap menjelaskan detail setiap artefak.
Jam Buka : Selasa-Minggu pukul 9.00-16.00 Senin Libur

Suka Berwisata Dan Travelling Hubungi Kami
Irfantraveller (Fotografer-Tour Guide Bahasa Inggris dan Konten Kreator) WA 081310219179
https://www.instagram.com/irfantraveller/?hl=en
https://www.tiktok.com/search?q=irfantraveller21&t=1775614194436

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *