Hai Sahabat tabloidhitz. Saat menjelang hari raya seperti Idul Fitri, Natal dan hari besar lainnya. Untuk menyambut tamu yang hadir kita sebagai tuan rumah akan menyiapkan aneka kue, dan salah satu kue favorit yang pasti hadir adalah kestengel. Lalu bagaimanakah kisahnya hingga kue Kastengel yang aslinya berasal dari Negeri Kincir Angin ini menjadi kue favorit Masyarakat Indonesia.
Terkenal Di Belanda Dan Kini Menjadi Favorit Di Nusantara

Kue berbentuk batang sepanjang 3-4 cm ini ternyata berasal dari Negeri Belanda. Dulunya hanya warga Belanda maupun Eropa yang dapat menikmati cita rasa kue gurih ini. Saat ada perjamuan, perayaan Natal atau menerima tamu maka tuan rumah yaitu Warga negara Belanda akan menyajikan untuk tamu yang datang. Dan ternyata dulu Panjang kue ini seukuran roti baquette asal Prancis mencapai 30 cm. lalu mengapa sekarang panjangnya hanya 3-4 cm sangat jauh pendek di banding kue asalnya. Ini disebabkan saat di Belanda sangat mudah untuk memanggang roti dan kue karena ukuran oven di sana besar sedang di Hindia Belanda saat itu oven yang ada ukurannya kecil-kecil sehinga sulit untuk memanggangnya, maka dibuatlah improvisasi untuk memperkecil ukuran panjang kue yang awalnya 30 cm menjadi hanya 3-4 cm seperti yang kita kenal sekarang ini dan ternyata kini kastengel menjadi kue yang selalu hadir di setiap perayaan dan hari besar di Masyarakat Indonesia.
Dalam bahasa Belanda, nama kue ini adalah Kaasstengels. berasal dari dua kata:
- Kaas: Berarti keju.
- Stengel: Berarti batang.
Secara harfiah, Kastengel berarti “Batang Keju”. Di negeri Belanda kue ini biasanya disajikan sebagai camilan pendamping sup atau salad, dan fakta menarik lainnya adalah di Belanda beberapa abad yang lalu kue ini digunakan sebagai alat tukar dalam transaksi perdagangan. itu terjadi di kota Krabbedijke, dimana saat itu kitab isa membeli barang dengan kastengel ini karena kastengel menggunakan komposisi keju mahal, sehingga dianggap sebagai makanan bergengsi.
Bentuk kue kastengel
Kastengel di sukai karena menawarkan tekstur yang renyah dan rasa yang sangat cheesy.
- Bentuk: Persegi panjang mirip balok kecil.
- Ukuran: panjangnya sekitar 3–4 cm dengan lebar 1 cm.
- Warna: Kuning keemasan cantik hasil dari pemanggangan di dalam oven.
- Topping: Umumnya ditaburi parutan keju kering di atas untuk menambah tekstur “crunchy”.
Rahasia Dapur: Bahan Pembuatan
Keju yang biasanya digunakan untuk membuat kastengel adalah keju Edam, keju jenis ini memberikan aroma yang kuat dan rasa yang “dalam,” sementara Gouda memberikan sentuhan gurih.
Berikut adalah contoh bahan-bahan utama untuk membuat Kastengel
| Bahan Utama | Peran dalam Kue |
| Mentega (Butter) | Memberikan aroma harum dan tekstur yang lembut. |
| Kuning Telur | Sebagai pengikat adonan dan pemberi warna kuning alami. |
| Tepung Terigu & Maizena | Dasar adonan yang menciptakan struktur kue yang pas. |
| Keju Edam (Parut) | Memberikan rasa keju yang kuat dan tekstur garing. |
| Keju Gouda (Parut) | Menambah kekayaan rasa gurih. |
| Baking Powder | Membantu kue sedikit mengembang dan lebih renyah. |
Cara Penyajian
Kastengel paling nikmat dinikmati bersama keluarga ataupun teman dekat ditemani secangkir teh hangat atau kopi pahit untuk menyeimbangkan rasa gurihnya. Supaya kue ini tetap renyah dan crunchy untuk menjaga rasa dan bentuknya maka kue ini paling tepat bila kue ini disimpan dalam stoples kedap udara agar tetap awet dan tidak cepat melempem.
Dan sudahkah sahabat menyediakan kastengel untuk menyambut Idul Fitri tahun ini. Bagi sahabat yang ingin membeli kue kastengel maupun kue dan hampers dengan rasa juara kami merekomendasikan langganan kami yaitu https://www.instagram.com/dwiliciousss/?hl=en
Selain kastengel juga ada kue lainnya dari Roti Macan/Rustic Bread/Soft Sourdough, Bolu, Pia Legong, Choco Chip, hampers, roti gandum dan aneka jenis kue lainnya termasuk catering untuk acara kantor dan lainnya.
