Klenteng Tan Seng OngDi bangun menghormati Jenderal Besar Dinasti tang

Halo sahabat tabloidhitz salam  Sejahtera, masih dalam suasana imlek tahun 2577 di tahun shio kuda api. Bila di artikel sebelumnya kita membahas kemeriahan imlek di pecinan Glodok.

Kali ini masih di Kawasan pecinan Glodok kita akan berkunjung ke sebuah klenteng yang telah menjadi cagar budaya, namanya adalah klenteng Tan seng Ong di sebut juga dengan nama lain yaitu Vihara Tanda Bhakti.
Klenteng yang telah berdiri sejak tahun 1750 ini adalah saksi sejarah perkembangan kota Batavia selama 270 tahun.

Dan berikut informasi mengenai klenteng ini

Dewa Utama : Tan Seng Ong Sang Pelindung Dari Dinasti Tang

Dewa utama klenteng ini adalah Tan Seng Ong (Chen Sheng Wang), secara resmi dikenal sebagai Chen Yuan Guang (657–711). Beliau adalah seorang pejabat militer legendaris yang mendirikan wilayah Zhangzhou di Provinsi Fujian. Masyarakat dari Zhangzhou, Fujian, beserta keturunan imigran asal Zhangzhou yang kini tinggal di Taiwan, Singapura, Indonesia, dan Malaysia, menyebutnya sebagai “Adipati Suci, Pendiri Zhangzhou” (開漳聖王; Kāi Zhāng shèngwáng; Khai Chiang Sèng-ông).

Beliau dihormati karena sifatnya yang adil, dan tegas serta  memberantas pemberontakan terhadap disnasti Tang dan juga mengembangkan wilayah Zhangzhou, yang meliputi Kabupaten Zhangpu dan Kabupaten Huaien. Beliau juga  memperkenalkan teknik produksi dan pertanian canggih serta mengajarkan menanam komoditas pertanian dan Perkebunan yang menguntungkan seperti beras, tebu, pisang, kelengkeng, dan aneka jenis bunga.

Di Era pemerintahan Kaisar Ruizong dari Tang (711) terjadi pemberontakan di wilayah Chaozhou. Dan kaisar pun memerintahkannya untuk memadamkan pemberontakan tersebut. Sayangnya beliau gugur dalam pertempuran. Kepergiannya ditangisi Masyarakat dan untuk menghormatinya di buatlah kuil.

Masa berganti dan pemujaan terhadap Chen Yuan Guang terus berlangsung. Kini kita dapat menemukan klenteng yang memuja beliau tersebar dari Taiwan, China, Malaysia, Singapura dan Indonesia.

Sejarah Pendirian klenteng Tan Seng Ong

  • Tahun Berdiri: Berdasarkan catatan dalam buku Da Jiang Hao Hai Yin Hua Fung Yu, klenteng ini didirikan pada tahun 1756.
  • Konteks Sejarah: Pembangunannya dilakukan pasca-peristiwa kelam Geger Pecinan (1740). Di tengah pemulihan kondisi masyarakat pasca-tragedi, kehadiran sosok pelindung seperti Tan Seng Ong menjadi penguat spiritual bagi komunitas lokal.
  • Marga Tan (Chen): Pemujaan ini dibawa oleh para imigran Hokkien bermarga Tan yang berasal dari Zhangzhou dan Quanzhou. Mereka membawa serta tradisi leluhur sebagai harapan agar hidup di tanah baru senantiasa harmonis, selamat, dan aman sentosa.

Arsitektur dan Lokasi

Terletak di Jl. Kemenangan III Gang 6 No. 97, Blandongan, klenteng ini memiliki nama resmi Chen Shi Zu Miao (陳氏祖廟), yang secara harfiah berarti Kuil Leluhur Marga Chen. Lokasinya yang berada di pinggir kali menggambarkan  pola pemukiman awal masyarakat Tionghoa di Jakarta yang sangat bergantung pada akses transportasi air.

Daftar Altar: Harmoni Keyakinan

Di vihara ini kita bisa menemukan dewa dan dewi dari tradisi Taoisme, Buddhisme, dan Konfusianisme. Yang menarik di klenteng ini adalah bentuk patung singa batu (qilin) yang sangat indah penuh dengan hiasan dan kenyataan bahwa terdapat tiga ruangan terpisah

Klenteng Tan seng Ong terbuka untuk dikunjungi dan Irfan sudah beberapa kali membawa tamu tour berkunjung ke klenteng ini dan bertemu dengan biksu agama Buddha yang sedang bermeditasi di klenteng ini. Berikut foto saat tour

Video saat berkunjung ke Klenteng tan Seng Ong bisa di lihat di  https://www.youtube.com/watch?v=v8hLp3IIcOg

Irfantraveller sebagai certified English Speaking Tour guide dapat Menyusun rencana tour dan membawakan tour baik privat maupun kelompok bagi rekan-rekan yang ingin berwisata sejarah, kuliner, budaya di Jakarta maupun kota-kota lain untuk tour yang pernah dijalankan bisa di lihat di https://www.instagram.com/irfantraveller/?hl=en
WA 081310219179

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *